"The Dandelion name first developed in the 15th century. It was derived from the Medieval Latin phrase dens lionis, which refers to the jagged shape of the leaves by calling them a lion’s tooth. This transformed into dent-de-lion in French, and then became Dandelion in Middle English. We still use the same name today because it’s easy to remember and definitely still applies as a description of how the plant looks."
(www.flowermeaning.com)
(www.flowermeaning.com)
Begitulah kira-kira arti etimologi dari bunga Dandelion. Bunga yang memiliki arti sendiri untuk saya.
Jika ditanya apa bunga kesukaan dari setiap orang, jarang yang mengatakan bunga kesukaan mereka adalah Dandelion. Karena memang Dandelion ini bukan bunga yang tumbuh menjadi tanaman hias di rumah, ataupun bunga-bunga hias seperti mawar, lili, anggrek, dan lainnya. Dandelion hanya memiliki batang kecil, bunga dengan warna putih, dan memiliki tekstur sangat halus seperti kapas.
Apa yang saya senangi dari Dandelion dan angin, dan menjadikannya nama blog ini?
Dandelion dan angin bisa menjadi musuh ataupun teman. Angin dapat menerbangkan Dandelion namun dapat juga menjatuhkan Dandelion di tempat yang baru dan Dandelion dapat mekar kembali.
Bisa dibilang saya memiliki beberapa kesamaan dengan Dandelion. Bunga yang terkadang tidak dilihat karena tidak memiliki warna-warna yang menarik, yang mudah tertiup angin, namun bisa tumbuh dimana saja. Bunga Dandelion memang akan terbang dan hilang terbawa angin, tidak tahu kemana angin akan membawa, namun Dandelion pasti akan tumbuh lagi di tempat di mana angin menjatuhkannya. Saya pun hampir begitu. Terkadang hanya mengikuti angin, mengikuti alur hidup yang Tuhan berikan, namun pasti akan melakukan sesuatu yang memang saya sukai dan berarti untuk saya dan sekitar saya. Tidak harus diatur sedemikian rupa untuk berkembang, tak perlu di urus sedemikian rupa untuk mekar, saya akan melakukan apa yang saya senangi yang tentu saja tidak merrugikan orang, dan nantinya orang-orang akan melihat apa yang saya buat dan orang-orang tahu saya sedang berbunga-bunga. Seperti halnya Dandelion, akan tumbuh dan mekar sendiri dengan indah walaupun di tengah-tengah ilalang, dan tak perlu cara khusus untuk merawatnya.
(carmelaide.tumblr.com)
Dandelion juga merupakan bunga yang terlihat rapuh, lemah karena hanya meiliki tangkai yang kecil, namun menurut saya, Dandelion lah bunga yang paling kuat, Ia dapat hidup dan mekar di mana saja, di tempat seperti apapun, dan memang membutuhkan orang yang tepat untuk melihatnya sebagai bunga yang indah, walaupun tempat Dandelion tumbuh ini bisa saja hanya dipinggir jalan. Itu yang ingin saya contoh dari Dandelion. Tak perlu terlihat kuat, tak perlu terlihat menarik, namun memiliki jiwa asli yanglebih kuat dari apapun, dan dapat beradaptasi di lingkungan seperti apapun.
Biar orang lain melihat saya sebelah mata, tapi pasti suatu saat saya bisa sangat berarti untuk diri saya sendiri dan orang-orang sekitar saya.
Dandelion juga merupakan simbol akan harapan. "Blow the Dandelion and make a wish!" Bunga yang tak seindah dan tak semenarik bunga-bunga hias lainnya, namun memiliki simbol harapan. Hal yang diperlukan oleh semua orang.
#seriouspost
Big Hug!

No comments:
Post a Comment