Thursday, January 19, 2017

Best Distraction

"People come and go, but they come and stay"

Menurut saya, kalimat tersebut adalah awal yang baik untuk mendeskripsikan mereka. Iya mereka, perempuan-perempuan dengan karakteristik nya masing-masing, dengan isi kepala dan hati yang tentu saja berbeda dan terkadang mengejutkan. Saya termasuk orang yang senang berkumpul bersama teman-teman dan membicarakan segala hal. Hal ini saya dapatkan dari mereka ini. Kami dapat membicarakan hal-hal dari yang penting hingga hal-hal yang sebenarnya tak perlu dibicarakan, bahkan tidak baik jika terdengar orang lain. Pertemanan ini, tidak dapat dijelaskan sebenarnya, tapi let me try ya..

Pertemanan ini dimulai dan terbentuk saat awal perkuliahan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Memang tidak semua berteman dari awal. Ada yang teman sekelas, ada yang teman dari SMA, ada yang teman saat ospek, dan sampailah pada saat ini. Yang mau saya jelaskan lebih lanjut adalah, what i feel from this friendship.


Dari pertemanan dan perkumpulan ini i feel like i can be the best out of me. Saya tidak perlu menjadi orang lain, (kalau bahasa yang lebih gampangnya, jaim), untuk bisa fit in dengan mereka. Dan saya rasa merekapun begitu. Masing-masing dengan ciri khasnya, masing-masing dengan sifat dan sikapnya. Kami pun sudah melewati banyak hal, literally everything. Berjuang di kuliah, seneng-seneng di organisasi, ngeluhin ini itu, selekdepression, heartbreak, drama, liburan, pokoknya semua. Dan semakin kesini, kami juga sudah bisa mulai mengerti satu dengan yang lain. Sudah mengerti si A orangnya begini, si B kebiasaannya begini, si C kelakuannya begini, dan lainnya. Tipe pertemanan kami sudah masuk pada tahap "insulting each others is the way to tighten the relations". Gaada lagi yang tersinggung, saya gatau sih emang udah sedeket itu, atau emang udah pada ga punya hati aja, hahaha. 



Beberapa dari kami ada yang sudah lulus, ada yang sudah bekerja, ada yang masih berjuang untuk mendapat perkerjaan, dan ada yang masih berjuang untuk menjadi sarjana. Tapi hal itu tidak membuat kami menjadi orang-orang yang individualistis. We keep supporting each other because that's what friends are for, right? 

We really enjoy simple things. Ngumpul, makan bareng, foto-foto cantik sampai muka udah ga kekontrol, ngeluh masalah rambut, berat badan naik, berantem sama pacar, ngeluh tentang hidup dan lainnya, that i believe it's good to our soul once in a while. We need people who can understand us or just a simply "me too!". Sangat menyenangkan untuk saya, bisa cerita ke orang-orang, mendapat respon yang baik, tanpa harus dijudge. 


Memang menyenangkan bertemu orang-orang baru, memperluas konkesi, berteman dengan orang banyak, but sometimes, we just need quality over quantity, we need loud and expressive girls between our crazy life.

Big Hug!

No comments:

Post a Comment