Monday, January 23, 2017

What is 'Beautiful' to You?

"Cantik itu Relatif."

Semua wanita pasti ingin dibilang cantik. Walaupun patokan cantik bukan hanya secara fisik saja, namun hal ini tidak kalah pentingnya. Tak dipungkiri juga, hal yang kita lihat pertama kali pada diri seseorang adalah wajah dan penampilan fisiknya. Setiap wanita pasti akan memperhatikan, apakah rambutnya sudah rapi, apakah make-up terlalu menor, cocokan lipstick warna apa, baju yang ini pas ga ya, mendingan heels atau flat shoes ya, dan berbagai pertimbangan lainnya. Ada yang ingin terlihat cantik untuk dirinya sendiri, ada juga yang ingin terlihat cantik untuk diperlihatkan kepada orang lain. Namun, intinya tetap sama, bagaimana terlihat cantik. 

Akhir-akhir ini, banyak wanita (di sekitar saya) yang memiliki kiblat nya sendiri untuk mendefinisikan cantik bagi diri mereka. Rambut panjang, lurus, tinggi, dan kulit putih. Pernah nonton drama Korea? Ya, kira-kira artis-artis wanita di drama Korea tersebut adalah panutan mereka. Ada juga yang mengikuti artis-artis Barat, namun dengan tipe yang sama. Memang, saya akui juga tipe-tipe wanita tersebut sangatlah cantik. Namun, apakah sekarang arti cantik menjadi rambut panjang, lurus, tinggi, dan kulit putih? Bagaimana dengan rambut pendek, ikal, kulit sawo matang atau kuning langsat?

Menurut saya, peran media di sini sangat besar. Banyak media yang memperlihatkan bahwa wanita cantik adalah wanita yang memiliki rambut panjang, lurus, tubuh tinggi, dan kulit putih. Sehingga, publik pun beranggapan jika ingin terlihat cantik, harus menjadi tipe wanita yang seperti itu. Sedangkan, tipe khas wanita Indonesia adalah memiliki kulit kuning langsat ataupun sawo matang. Memang ada yang percaya diri dengan kulit mereka, namun tak banyak juga yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan kulit putih.

Hal ini sebenarnya terlihat sederhana, namun setelah saya banyak memperhatikan, dan sesuai dengan pengalaman saya, hal ini lah yang memiliki pengaruh sangat besar, terutama untuk wanita, untuk mengeksplor dirinya lebih jauh lagi. Dalam lowongan pekerjaan misalnya, banyak wanita, (termasuk saya) yang kurang percaya diri jika salah satu kriterianya adalah 'berpenampilan menarik'. 'Menarik' di sini tuh seperti apa, diukurnya bagaimana, dan menarik menurut siapa? Dimana definisi menarik dan cantik berbeda-beda bagi setiap orang.

Definisi cantik yang berbeda untuk setiap orang ini sebenarnya ada untungnya juga. Karena kita, wanita yang berbeda dari tipe wanita cantik pada umumnya, juga bisa terlihat cantik bagi beberapa orang. Dan kunci dari semuanya adalah, percaya diri dan mencintai diri sendiri. Ya, terdengar klise, tapi memang begitu adanya. Percaya diri memiliki rambut ikal atau keriting, percaya diri dengan kulit sawo matang atau kuning langsat, percaya diri dengan diri kita apa adanya, membuat kita cantik apa adanya. *kok kaya lirik lagu cherrybelle ya*. Dan dengan mencintai diri sendiri kita pasti akan memiliki keinginan untuk merawat diri, menjaga kesehatan, dan lain-lainnya yang mempengaruhi penampilan kita sehingga kita terlihat cantik. Apalagi ciri khas orang Indonesia memang begitu. Banyak orang-orang luar yang iri dengan kulit kita, yang iri dengan tipe muka kita. Jadi, untuk apa berubah menjadi seperti orang lain?

They are all Indonesian, have a different skin tone, hair, but still look beautiful in their own way.

Jadi menurut saya, tidak perlu menjadi putih untuk terlihat cantik, tidak perlu memiliki rambut panjang, untuk terlihat menarik, yang diperlukan adalah bagaimana kita dapat menerima diri kita masing-masing dan percaya diri bahwa setiap wanita itu cantik dengan cara mereka masing-masing.

"Be YOUtiful"

Big Hug!







No comments:

Post a Comment